Scooter Maniac

Vespa Tetap Bertahan
Rasa Kekeluargaan Jadi Perekat Penggemar di Palembang

Kompas/Wisnu Aji Dewabrata / Kompas Images
Deretan Vespa milik klub penggemar Vespa dalam acara Jambore Nasional VW dan Vespa beberapa waktu lalu. Motor buatan Italia itu tetap memiliki penggemar setia.

Sabtu, 5 April 2008 | 02:13 WIB

Palembang, Kompas – Vespa atau skuter yang sangat populer pada tahun 1970-an sampai 1980-an masih memiliki penggemar fanatik di Palembang. Klub-klub penggemar Vespa di Palembang sering bertemu dan melakukan kegiatan bareng untuk memperkuat kekeluargaan antarpenggemar Vespa.

Nurdin, seorang pentolan Kings Blues Scooter (KBS), yang merupakan klub Vespa tertua di Palembang, Jumat (4/4), menuturkan, KBS sebenarnya berdiri di Kalimalang, Jakarta, tahun 1996. Kemudian karena pengurusnya pindah ke Palembang tahun 1998, KBS akhirnya bermarkas di Palembang.

Menurut Nurdin, di Palembang ada delapan klub Vespa yang masih eksis. Sejumlah klub Vespa di Palembang juga mengalami pasang surut, ada yang sudah lama vakum, tetapi ada yang tetap berkegiatan.

Anggota aktif KBS sekarang berjumlah 60 orang. Kegiatan yang sering dijalani, kata Nurdin, tidak berbeda dengan kebanyakan klub otomotif lain, yaitu touring (jalan-jalan), bakti sosial, dan arisan anggota.

”Klub Vespa terbentuk karena kesamaan hobi, yaitu menyukai Vespa yang memiliki bentuk unik. Syarat jadi anggota mudah, asal memiliki Vespa dan hobi segala yang berbau Vespa,” katanya.

Nurdin mengatakan, para penggemar Vespa terbagi dalam dua aliran, yaitu yang senang mempercantik Vespa dan aliran ekstrem yang membuat Vespa tampak ”kumuh”.

”Di Palembang kebanyakan adalah aliran yang senang mempercantik Vespa, sedangkan aliran ekstrem tidak banyak. Namun, kami akur karena sama-sama penggemar Vespa,” ujarnya.

Menurut Adi, salah seorang anggota KBS yang ditemui Kompas saat acara Jambore Nasional VW dan Vespa pekan lalu, anggota KBS dan klub Vespa lain sering nongkrong di salah satu sudut Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Selain itu, mereka juga nongkrong di sebuah bengkel Vespa di Jalan Rajawali I.

”Klub Vespa di Palembang sudah lama berdiri, tetapi baru sekarang mengadakan jambore bersama klub penggemar VW,” kata Adi.

Rasa kekeluargaan

Menurut Nurdin, klub Vespa memiliki kelebihan dibandingkan klub otomotif lain, yaitu rasa kekeluargaan antaranggota yang lebih kuat. Para anggota memiliki rasa solidaritas yang tinggi.

”Di klub Vespa rasa senang dan susah ditanggung bersama, sedangkan di klub otomotif lain cenderung individualis. Ini yang membuat para anggota klub Vespa betah gabung,” kata Nurdin.

Klub-klub Vespa lain yang ada di Palembang juga sering bergaul dengan KBS tanpa rasa canggung. Hal itu, menurut Nurdin, mungkin karena KBS dianggap sebagai salah satu klub tertua yang ada di Palembang. (WAD)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s